Solo – Mantan Bupati Way Kanan Lampung yang kini jadi anggota DPD RI, Bustami Zainudin menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo. Bustami menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bustami sendiri sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung Tahun 2019. Dia kemudian mundur karena pencalonannya sebagai DPD RI.
“Setelah itu kan saya tidak boleh lagi jadi pengurus karena di DPD. Saya bicara soal peluang bersama membangun Partai Solidaritas Indonesia (PSI),” katanya usai bertemu dengan Jokowi, Senin (2/3/2026).
“Saya juga coba ingin bersama karena di DPD ini kan belum bisa jadi pengurus ya, kita akan menjadi bagian lah yang berjuang berasa anak-anak muda di PSI,” jelasnya.
Ia mengaku mendapat dukungan dari Jokowi karena ingin bergabung ke PSI. Ia menyebut bahwa momentum ini menjadi upaya untuk menularkan idealismenya.
“Beliau memberikan semangat kepada saya, inilah waktunya kita yang punya pengalaman di beberapa partai untuk menularkan idealisme kepada anak-anak muda ke depan,” terangnya
Dirinya tidak memungkiri bahwa perpindahan dari PDIP ke PSI karena Jokowi Effect. Ia juga memuji kinerja Jokowi selama ini sebagai Presiden.
“Saya pikir semua orang tahu karya Pak Jokowi, semangat beliau membangun. Kebetulan saya memiliki kesamaan dengan beliau dalam cara membangun daerah, berangkat dari daerah yang sulit dengan bekerja sebagai rakyat biasa,” terangnya.
Mantan Bupati Way Kanan, Lampung itu menyebut bahwa Jokowi konsisten dalam pembangunan daerah. Menurutnya, selama 10 tahun telah membawa perubahan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa bersilaturahmi, nostalgia ya. Karena waktu itu beliau ( Pak Jokowi) Walikota, saya Bupati di Way Kanan, Lampung. Saya lihat beliau sampai hari ini konsisten. Kami yang di daerah terpencil merasakan kepemimpinan beliau selama 10 tahun membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Beliau tetap konsisten ingin menjaga dan membangun negeri ini, dan saya ingin memberikan semangat bahwa rakyat masih membutuhkan pikiran dan perjuangan kita,” pungkasnya.